BERITA & TULISAN
Kategori :

Takaran Perilaku Kinerja Organisasi

16/01/2020     Artikel         Administrator

Organisasi dalam konteks ini dimaknai sebagai suatu himpunan atau kumpulan individu dengan dilandasi oleh suatu maksud serta kebersamaan upaya mewujudkan tujuan. Untuk itu, setiap individu memiliki tanggung jawab yang sama dalam upaya mewujudkan tujuan organisasi. Tanggung jawab tersebut dapat direalisasikan melalui perilaku individu dalam kinerja organisasi. Oleh karena itu, takaran perilaku individu dalam kinerja organisasi diperlukan.

Setiap organisasi harus memiliki takaran perilaku individu sehingga tanggung jawab individu dalam mewujudkan tujuan dapat diukur secara pasti. Takaran perilaku tersebut dapat diukur dengan rumusan indikator sebagai berikut. Pertama, suatu organisasi harus memiliki aturan perilaku sekaitan dengan penegakan integritas dan etika kinerja dalam organisasi. Aturan tersebut tidak bersifat statis, tetapi bersifat dinamis dan kontekstual sehingga adaptif dan konstruktif dalam upaya mewujudkan tujuan. Selain itu, aturan tersebut harus ditaati dan dilaksanakan oleh semua individu dalam organisasi dan tidak diskriminatif.

Kedua, organisasi harus memiliki rumusan standar komitmen terhadap kompetensi individu dalam organisasi. Standar tersebut berisikan distribusi tugas dan fungsi individu dalam kinerja organisasi. Distribusi tersebut selanjutnya berkaitan dengan posisi atau jabatan individu, promosi, mutasi maupun purna tugas (pensiun). Setelah itu, dirumuskan perihal pemantauan, pembinaan dan pengevaluasian terhadap pencapaian standar kinerja dan tanggung jawab pewujudan tujuan.

Ketiga, organisasi harus memiliki modal kondusifitas perilaku maupun kinerja individu dalam organisasi. Dalam hal ini, organisasi harus memiliki modal Sistem Manajemen Kinerja (SMK) serta Road Mapping akuntabilitas kinerja organisasi. Dengan modal tersebut pendelegasian wewenang dan tanggung jawab kepada setiap individu dalam organisasi menjadi teratur secara standar. Modal tersebut dapat diwujudkan kedalam bentuk struktur atau sistem tata kelola organisasi. Hasil rumusan tersebut memperjelas dan mempertegas takaran perilaku individu dalam organisasi.

Dengan ketiga rumusan tersebut, kita sebagai individu (bagian) dalam organisasi dapat menakar perilaku untuk pewujudan tujuan. Rumusan tersebut dapat digunakan untuk menakar kualitas suatu organisasi dalam pewujudan tujuan. Pertanyaannya “Apakah ketiga rumusan tersebut sudah dirumuskan dalam organisasi saat ini? Apakah kita sebagai individu (bagian) dalam organisasi tersebut sudah memandang perlu keberadaan takaran perilaku?” Itulah salah satu masalah saat ini. Semoga tulisan ini menginspirasi kita dalam berorganisasi. Dian Indihadi

 







Berita & Tulisan Lainnya

Kiprah Alumni : Dawai Warna-warni Sabak Percisa

Annisa Anita D. | 24/07/2017 | Informasi, Lain-lain | No Comments   Tasikmalaya, UPI   Memasuki tahun ajaran baru, ...

UPI Kampus Tasikmalaya: Pesta Demokrasi

Annisa Anita D. | 08/12/2016 | Informasi, Lain-lain | No Comments    Tasikmalaya, UPI Kegiatan Pemilihan umum ...

« Berita & Tulisan Lainnya »

Alamat & Kontak

  • Alamat :
    Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya, Kode Pos 46115
  • Tlp/Fax :
    (0265) 331860 / (0265) 331860
  • Email :
    pgsd_tasik@upi.edu