BERITA & TULISAN
Kategori :

Tak Ada Perpus, Ceruk Ilmu Pun Jadi Sebuah Refleksi Hari Kunjung Perpustakaan

14/09/2017     Berita         Administrator

Annisa Anita D. | 14/09/2017 | Informasi, Lain-lain | No Comments

  

Tasikmalaya, UPI

"Mana mungkin literasi dapat dilakukan, kami tidak punya perpustakaan" ujar guru. Bisa jadi ungkapan tersebut keluar dari guru lainnya. Begitu ironis. Satu sisi gaung gerakan literasi begitu besar, tetapi sisi lainnya masih ada sekolah yang tidak memiliki perpustakaan. Jangankan perpustakaan kondisi sekolahnya pun sangat memprihatinkan. Sisi baiknya untuk literasi Indonesia adalah banyak bermunculan penerbit buku yang menerima naskah siap cetak. Tapi buat sebagian lainnya, ada peluh para penulis buku tentang pajak penulisan buku. Akhirnya seperti dalam film, negeri ini memang penuh ironis.

Rasanya tak elok jika kita selalu menyalahkan gelap tanpa ada usaha untuk menyalakan lilin. Pecundanglah ungkapan yang tepat bagi mereka yang selalu terus menyalahkan, tanpa adanya tindakan perbaikan. Upaya yang dilakukan pemerintah begitu masiv dalam meningkatkan kemampuan literasi masyarakat Indonesia. Rasanya tidak akan tercapai tujuan tersebut jika tidak di dukung oleh semua pihak.

Keterbatasan bukanlah penghalang keberhasilan. Ungkapan tersebut tepat sekali untuk menggugah semangat dan menguatkan asa bagi sekolah yang memiliki keterbatasan. Baik keterbatasan secara jumlah guru, keterbatasan gaji guru, keterbatasan sarpras sekolah, termasuk keterbatasan perpustakaan. Pribahasa mengatakan "tak ada rotan, akar pun jadi". Kuncinya adalah kreativitas. Guru atau Kepala Sekolah perlu jeli melihat kelemahan dan potensi yang dapat dikembangkan di sekolah. Jika memang perpustakaan tidak ada, bukan berarti literasi di sekolah tersebut tidak berjalan. Guru atau Kepala Sekolah dapat melakukan hal lain sehingga literasi di sekolah tetap terlaksana.

Makmal Pendidikan dengan program unggulannya yaitu Sekolah Literasi Indonesia (SLI) memiliki salah satu program ke-khas-an dalam menjalankan aktivitas literasi yaitu ceruk ilmu. SLI mendampingi sekolah dengan kondisinya sangat memprihatinkan. Jangankan perpustakaan, kondisi kelasnya pun sangat terbatas. Bahkan untuk masuk ke kelas, siswa atau guru harus masuk dan melewati kelas yang sedang pembelajaran. Sekolah tersebut juga tidak memiliki perpustakaan.

Guru-guru di sekolah tersebut memiliki semangat bahwa keterbatasan bukan penghambat keberhasilan. Dari keterbatasan tidak memiliki perpustakaan, mereka memanfaatkan pojokan kelas untuk dijadikan ceruk ilmu. Sebagai sarana untuk mengembangkan pengetahuan mereka, ceruk ilmu tidak hanya digunakan sebagai tempat untuk membaca. Ceruk ilmu juga digunakan untuk sharing bacaan dari setiap siswa, mendongeng berdasarkan hasil bacaan, serta praktik pembelajaran memanfaatkan ceruk ilmu. Semuanya aktivitas dalam ceruk ilmu terdokumentasi dalam jurnal ceruk ilmu. Untuk sebagian sekolah ceruk ilmu juga salah satu item menambah kesan artistik dari sebuah ruang kelas. Sehingga kelas menjadi lebih hidup, dan lebih menyenangkan bagi siswa, serta tidak membuat siswa bosan.

Dalam Hari Kunjung Perpustakaan yang diperingati setiap 14 September, tentu hal ini menjadi refleksi bagi semua. Bahwa setiap keterbatasan itu bukan penghalang keberhasilan. Bukan berarti sekolah yang tidak memiliki perpustakaan tidak dapat memperingati Hari Kunjung Perpustakaan. Setiap orang memiliki caranya tersendiri, mari sama-sama kita menyemarakan Hari Kunjung Perpustakaan. (Muh. Shirli Gumilang/Konsultan Sekolah Literasi Indonesia/Alumni PGSD UPI Tasik)

  

Informasi lengkap: http://bit.ly/2gUtuO9

Download formulir: http://bit.ly/2jcRbpi

Download petunjuk: http://bit.ly/2gVg9ZC

Narahubung: Andri (082378904194)

#Literasi #SekolaLiterasiIndonesia #DeLiterasi #MakmalPendidikan #DompetDhuafa

--------------

FB: Makmal Pendidikan

Twitter: @MakmalDD

IG: Sekolahliterasi_id

Sumber: http://www.makmalpendidikan.net/olimpiade-literasi-nasional-de-literasi/

 

 

 







Pengumuman Lainnya »

Berita & Tulisan Lainnya

AKU, KAU, DAN UNGGULAN

Annisa Anita D. | 29/05/2017 | Informasi, Lain-lain | No Comments “Masa depan itu tak tertulis, ...

Racana UPI Tasikmalaya Ikuti Raimuna Jawa Barat XIII

Annisa Anita D. | 20/11/2017 | Informasi, Lain-lain | No Comments    Tasikmalaya, UPI Raimuna Jawa Barat XIII ...

« Berita & Tulisan Lainnya »

Alamat & Kontak

  • Alamat :
    Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya, Kode Pos 46115
  • Tlp/Fax :
    (0265) 331860 / (0265) 331860
  • Email :
    pgsd_tasik@upi.edu