BERITA & TULISAN
Kategori :

Sekolah Pendidikan Guru

26/02/2021     Artikel         Administrator

Guru sebagai profesi senantiasa menyesuaikan dengan tuntutan peradaban umat manusia. Diakui bahwa peradaban umat manusia tidak bersifat statis namun dinamis, sehingga hal tersebut berimplikasi kepada tuntutan profesionalitasan guru. Oleh karena itu, tuntutan profesi guru harus disesuaikan dengan tuntutan peradaban umat manusia.

Upaya pemenuhan tuntutan profesionalitas guru tidak pernah berakhir. Hal tersebut dibuktikan melalui eksistensi sekolah pendidikan guru di jalan Dadaha Nomor 18 Tasikmalaya. Eksistensi sekolah pendidikan guru tersebut dimulai sejak kepindahan SGB (Sekolah Guru Bantu) dari jalan Wiratanuningrat (sekarang SMP Negri 4)Tasikmalaya sampai saat ini. Berdasarkan dokumen sejarah; SGB didirikan pada tahun 1951 sebagai sekolah pendidikan guru pertama di Tasikmalaya. Saat itu, SGB mendidik calon guru dari lulusan Sekolah Rakyat (SR) selama 4 (empat) tahun. Lulusan dari SGB selanjutnya diangkat menjadi guru di SR (sekarang sekolah dasar / SD).

Eksistensi sekolah pendidikan guru di jalan Dadaha no 18 Tasikmalaya mengalami perkembangan. Pada tahun 1956, sekolah Guru Atas (SGA) didirikan di sana. SGA menjadi sekolah pendidikan guru untuk diangkat menjadi guru di SMP (Sekolah Menengah Pertama), ST (Sekolah Teknik), SMEP (Sekolah Menengah Ekonomi Pertama) dan SGB (Sekolah Guru Bantu). SGA merekrut lulusan SLTP/ SMP kemudian dididik selama 3 (tiga) tahun sebagai calon guru.

Pada tahun 1961, pemerintahan membuat kebijakan peningkatan kualifikasi pendidikan guru; menjadi lulusan SGA (Sekolah Guru Atas) dan menutup SGB (Sekolah Guru Bantu). Untuk itu, kualifikasi profesionalitas guru untuk  SR/ SD harus berasal dari lulusan SGA; sehingga lulusan SGB tidak diangkat lagi menjadi guru di SR/ SD. Seiring dengan perkembangan, pemerintahan pada tahun 1964 mengganti nama SGA menjadi Sekolah Pendidikan Guru (SPG) dan saat itu menjadi titik awal pendirian SPG Negri Tasikmalaya di Jalan Dadaha Nomor 18 Tasikmalaya.

Eksistensi SPG Negri Tasikmalaya berlangsung cukup lama sebagai sekolah pendidikan guru. SPG Negri Tasikmalaya berhasil meluluskan ribuan calon guru untuk diangkat dan ditempatkan menjadi guru SD; tidak saja di Tasikmalaya tetapi di luar Tasikmalaya. Eksistensi SPG Negri Tasikmalaya dimulai dari tahun 1964 sampai tahun 1989 menjadi sekolah pendidikan guru di Indonesia.

Berdasarkan keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 0854/0/1989, menetapkan bahwa kualifikasi untuk menjadi guru SD berasal dari lulusan Diploma II (D.II)  akibatnya, harus ditutup sebagai sekolah pendidikan guru untuk jenjang pendidikan dasar (SD). Ternyata, SPG Negri Tasikmlaya tidak ditutup namun dialihkan atau ditingkatkan sebagai penyelenggara pendidikan Diploma II (D.II) dibawah wewenang Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Adapun pengelolaannya diintegrasikan kepada IKIP Bandung (sekarang UPI) dalam Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Saat ini, eksistensi SPG Negri Tasikmalaya menjadi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Tasikmalaya. Kedigjayaan UPI Kampus Tasikmalaya masih mempertahankan eksistensi sebagai sekolah pendidikan guru, disamping mengembangkan program kewirausahaan dan ekonomi kreatif. Sebagai sekolah pendidikan guru; dengan program studi; PGSD (Pendidikan Gurub Sekolah Dasar) dan PGPAUD (Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini), UPI Kampus Tasikmalaya terus berupaya untuk memenuhi tuntutan perubahan peradaban abad ke 21.

Pada tahun akademik 2021/2022, Program Pasca Sarjana (S2) PGSD dibuka di UPI Kampus Tasikmalaya. Pembukaan Program Pasca Sarjana (S2) PGSD tersebut menjadi sebuah peluang dan kemudahan kepada setiap orang; terutama para guru SD meningkatkan kompetensi dan profesionalitasan sebagai guru pada jenjang pendidikan dasar (SD). Hal tersebut membuktikan bahwa sekolah pendidikan guru di tatar Sukapura (Tasikmalaya) tidak pernah berakhir namun senantiasa menyelaraskan dengan perubahan tuntutan peradaban umat manusia. Dari SGB (Sekolah Guru Bantu) tahun 1951 menjadi Sekolah Pasca Sarjana (S2 PGSD) tahun 2021, bukti eksistensi sekolah pendidikan guru di Tasikmalaya patut diapresiasi dan dibanggakan.

(Dian Indihadi)







Berita & Tulisan Lainnya

Gempita PILMAPRES 2018 UPI Tasikmalaya dan Penugasan PROBUMSIL Darul Resik

  Annisa Anita D. | 19/02/2018 | Informasi, Lain-lain | No Comments  Tasikmalaya, UPI Kamis, (15/02/2018) UPI Kampus ...

Meningkatkan Kompetensi Guru PAUD melalui Kegiatan Joyfull Learning

Annisa Anita D. | 28/08/2018 | Informasi, Lain-lain | No Comments   Tasikmalaya, UPI Gunungtanjung, Senin 13 Agustus ...

« Berita & Tulisan Lainnya »

Alamat & Kontak

  • Alamat :
    Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya, Kode Pos 46115
  • Tlp/Fax :
    (0265) 331860 / (0265) 331860
  • Email :
    pgsd_tasik@upi.edu