BERITA & TULISAN
Kategori :

PENGALAMAN MENJADI DELEGASI INDONESIA PROGRAM ENVIRONMENTAL EDUCATION FOR SUSTAINABLE DEVELOPMENT SE ASIA TENGGARA

17/08/2017     Berita         Administrator

Annisa Anita D. | 17/08/2017 | Informasi, Lain-lain | No Comments     

 

Tasikmalaya, UPI

 

Saya Tendi Darisman, lulusan Prodi PGSD Universitas Indonesia Kampus Tasikmalaya Tahun 2014. Saat ini saya berkerja sebagai guru PNS di kecamatan Dayeuhluhur kabupaten Cilacap Jawa Tengah. Lewat tulisan ini, saya ingin berbagi pengalaman mengikuti diklat Environmental Education for Sustainable Development se Asia Tenggara yang diadakan oleh Southeast Asian Ministers of Education Organization (SEAMEO) Regional Centre for Quality Improvement of Teachers and Education Personal (QITEP) in Science di Marbella Hotel, Bandung, Indonesia.

Peserta diklat Environmental Education for Sustainable Development (EESD) ini berasal dari perwakilan negara ASEAN. Peserta diklat asal Indonesia sebanyak 20 orang yang merupakan hasil seleksi nasional dan undangan khusus bagi lembaga atau orang yang memiliki prestasi di bidang lingkungan. Untuk menjadi salah satu peserta diklat ini, calon pendaftar harus daftar online melalui situs www.seameo.org . Calon pendaftar harus mengisi CV, membuat motivation letter dan mengirimkan sertifikat  kemampuan bahasa inggris seperti TOEFL, IELT, TOEIC dll. Semuanya diisi menggunakan bahasa inggris. Setelah calon pendaftar lolos seleksi berkas, peserta akan di wawancara oleh panitia dalam bahasa inggris. Pada saat wawancara via telfon, saya ditanya mulai dari hal personal, latar belakang pendidikan, pengalaman di bidang lingkungan, pengalaman ketika mengajar science di sekolah  serta wawasan kita dibidang lingkungan seperti climate change, global warming, dll. Setelah wawancara, kita menunggu sekitar satu bulan sampai akhirnya diterima sebagai salah satu delegasi Indonesia.

Setelah dinyatakan diterima, kita akan mendapatkan email dari panitia untuk menyiapkan berkas-berkas yang sudah disiapkan formatnya oleh panitia. Salah satu yang harus dipersiapkan adalah participant’s report berkaitan dengan lingkungan yang ditulis dalam bahasa inggris. Saya menulis participant’s report tentang kegiatan peduli lingkungan di SD Negeri Da`yeuhluhur 01 yang berjudul “Good Environment School at Primary School of Dayeuhluhur 01” participant’s report ini nantinya akan dipresentasikan dihadapan para peserta dari berbagai negara.

Pada hari pertama, peserta diklat mengikuti acara pembukaan dari Prof.Trinata dan mengerjakan soal pre-test berkaitan dengan isu-isu lingkungan. Pada hari kedua saya berkesempatan mempresentasikan participant’s report, mengikuti seminar Sustainable Development: Historical Perspective and State of the Art dari Prof.Oekan S, Abdoellah PhD, Leaning and Skill Assesment on Environmental Science and Sustainable Development Perspective :STEM Education on Environmental Science dari Reza Setiawan MT, US Science Education Standar and Climate Change dari Prof. DR. Ismunandar. Pada hari ketiga sampai hari terakhir kita menerima materi dari para professor yang fokus dibidang lingkungan dan hadir juga Direktur UNESCO Regional Science Bureau for Asia Pacific yang memberikan materi tentang Strategy to Persuade Public on Environmental Awareness.

Selama sepuluh hari mengikuti program ini, peserta tidak hanya menerima materi dari para ahli, tetapi semua peserta diklat akan bekerja secara tim untuk mengerjakan project on environmental education for sustainable development. Waktu itu saya satu tim dengan Hnin Wuttyi dari Myanmar dan Hali Pham dari Vietnam. Saya dipilih menjadi ketua tim dan mempresentasikan project kita selama diklat seperti mini research lingkungan area hotel, dan peer teaching pelajaran science dengan mengimplementasikan ilmu-ilmu yang sudah didapatkan dari para pemateri.

Pada hari ke Sembilan, ada kegiatan Cultural Exchange and Sharing among SEAMEO Countries’ participant. Kegiatan ini adalah kegiatan yang paling menyenangkan karena kita akan menampilkan budaya kita dengan menggunakan pakaian daerah asal kita. Semua peserta menggunakan pakaian adat sesuai daerahnya dan bertukar kado yang sudah disiapkans sebelumnya. Pada saat tukar kado, saya mendapatkan songket super gold dari delegasi Malaysia. Sedangkan pada hari terakhir kita akan mengerjakan post test dan mengikuti closing ceremony.

Kegiatan ini semuanya ditanggung penuh oleh panitia dan kita akan mendapatkan uang saku perhari Rp.150.000 dan biaya ganti perjalanan ke tempat program berlangsung.

Banyak manfaat yang saya dapatkan ketika menjadi peserta program Environmental Education for Sustainable Development (EESD)  ini. Banyak ilmu yang saya dapatkan tentang lingkungan dari para ahli di berbagai negara, cara mengajar science di sekolah dan saya juga mendapatkan banyak teman –teman baru dari berbagai negara. (Tendi/ PGSD UPI Tasik)







Pengumuman Lainnya »

Berita & Tulisan Lainnya

Dukung Karang Taruna Mendirikan Bank Sampah : Mahasiswa KKN UPI Purbaratu Selenggarakan Sosialisasi Kesehatan Lingkungan

Annisa Anita D. | 07/08/2017 | Informasi, Lain-lain | No Comments   Tasikmalaya, UPI Jumat (28/07/17) telah diselenggarakan ...

Siap Wisuda April: Sidang Skripsi Periode 31 Januari 2017

Annisa Anita D. | 01/02/2017 | Informasi, Lain-lain | No Comments     Tasikmalaya, UPI Pada Selasa (31/02) ...

« Berita & Tulisan Lainnya »

Alamat & Kontak

  • Alamat :
    Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya, Kode Pos 46115
  • Tlp/Fax :
    (0265) 331860 / (0265) 331860
  • Email :
    pgsd_tasik@upi.edu