BERITA & TULISAN
Kategori :

Pembelajaran “DARING” “Not Goal but Tool”

26/02/2021     Artikel         Administrator

Kita semakin mengakrabi pembelajaran “DARING”. Hal tersebut diunjukan oleh keberterimaan terhadap model layanan pembelajaran jarak-jauh melalui jaringan. Model layanan pembelajaran tersebut menggunakan sejumlah aplikasi dengan beberapa fitur. Secara bertahap, tidak saja peserta didik dan pendidik (guru), namun para orang tua atau wali menjadi terbiasa menggunakan layanan fitur dalam aplikasi tertentu sebagai model pembelajaran “DARING”.

Keberterimaan model pembelajaran “DARING” menjadi bentuk layanan belajar-mengajar pada seluruh jenjang pendidikan. Artinya; model pembelajaran jarak-jauh melalui jaringan (DARING) dijadikan pilihan belajar-mengajar mulai dari jenjang pendidikan dasar, menengah, atas sampai pendidikan tinggi. Seiring dengan kondisi tersebut, pertanyaannya: “apakah layanan belajar-mengajar “DARING” dapat mencapai tujuan pembelajaran sesuai dengan harapan?

Pencapaian tujuan pembelajaran melalui “DARING” sesuai dengan harapan menjadi parameter utama. Pencapaian tersebut dapat dijadikan salah satu indikator upaya dalam pewujudan profil lulusan pada masing-masing jenjangan pendidikan. Akumulasi dari pencapaian tujuan pembelajaran oleh setiap peserta didik harus diselaraskan kepada profil lulusan. Untuk itu, pendidik, guru maupun pengembang model pembelajaran “DARING” harus mempertimbangkan hal tersebut.

Dipastikan bahwa setiap jenjang pendidikan sudah memiliki rumusan profil lulusan selaras dengan visi dan misi penyelenggaraan layanan pendidikan. Profil lulusan tersebut selanjutnya dijadikan landas-tumpu untuk perumusan tujuan maupun capaian pembelajaran. Untuk itu, perumusan tujuan maupun capaian dari setiap pembelajaran “DARING” pada setiap jenjang pendidikan harus mendukung dalam pewujudan profil lulusan. “Apakah hal tersebut sudah direalisasikan oleh pendidik, guru maupun pengembang saat ini? Itu menjadi pertanyaan kita untuk dijawab.

Kita masih berhadapan dengan masalah “kegagalan fokus” dalam menilai keberhasilan dari model pembelajaran “DARING”. Apabila pembelajaran diasumsikan sebagai kondisi interaksi belajar-mengajar untuk peningkatan pengetahuan, pembentukan sikap serta pengembangan keterampilan peserta didik sesuai dengan profil lulusan, maka pendidik, guru maupun pengembang model pembelajaran “DARING” harus mampu menciptakan tuntutan tersebut. Oleh karena itu, kita bersepakat bahwa “pembelajaran “DARING” “NOT GOAL but TOOL”. Pembelajaran “DARING” dipandang sebagai alat (tool) untuk pencapaian tujuan (goal). Semoga hal tersebut menjadi paradigma kita saat ini. 

(Dian Indihadi)







Berita & Tulisan Lainnya

Awardee Beasiswa Unggulan Selenggarakan Sosialisasi BU untuk S1

Annisa Anita D. | 09/03/2018 | Informasi, Lain-lain | No Comments Tasikmalaya, UPI   Pada hari Kamis (08/03/2018) ...

Kemeriahan Konser  String Ansambel UPI Tasikmalaya di Gedung Kesenian Tasikmalaya

Annisa Anita D. | 14/05/2018 | Informasi, Lain-lain | No Comments     Tasikmalaya, UPI Selasa, (08/05/2018) String Ansambel ...

« Berita & Tulisan Lainnya »

Alamat & Kontak

  • Alamat :
    Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya, Kode Pos 46115
  • Tlp/Fax :
    (0265) 331860 / (0265) 331860
  • Email :
    pgsd_tasik@upi.edu