BERITA & TULISAN
Kategori :

KKN UPI : Merakit Sangku dari Pasir Angin

16/08/2017     Berita         Administrator

Annisa Anita D. | 16/08/2017 | Informasi, Lain-lain | No Comments    

 

Tasikmalaya, UPI

Pasalnya Minggu (13/08/2017) di wilayah paling ujung bagian Selatan Kelurahan Sukajaya Kecamatan Bungursari, Pasirangin Boboko tercatat sebagai bagian wilayah ke-RW an 009. Menjadi lokasi keberadaan posko 18 KKN Posdaya 2017 UPI Kampus Tasikmalaya. Pernahkah terpikir, kenapa daerah ini dinamakan pasirangin boboko? Apa yang melatarbelakangi penamaan daerah ini?

Sedikit cerita, kami sedang menikmati udara segar khas perkampungan di pagi hari, dan tidak sengaja melihat kelompok orang yang sedang meraut bambu, membelah dan menganyam, sengaja kami temui dan sedikit mengikuti obrolan mereka. Yang sedang kuhadapi panggil saja abah sama emak, 2 orang tua yang sudah puluhan tahun bekerja sebagai pengrajin sangku nasi dari bambu. Tangan renta mereka sudah piawai mengubah bambu menjadi sumber pencaharian.

Sambil menyantap kudapan kecil, obrolan mengalir kadang berisi curahan hati mereka yang beberapa kali di php oleh calon investor, kadang juga tentang suka cita mereka tentang bagaimana mereka menikmati pekerjaan sebagai pengrajin sangku. Dan satu hal lagi, kami merasa beruntung diperkenalkan bagaimana merakit sebuah sangku bambu ini, ada 3 proses utama menurut abah untuk membuat sangku hingga siap pakai, yakni:

1. Ngayam

Kebanyakan orang mungkin sudah mengenal proses ini, nganyam merupakan proses penyusunan bambu tipis menjadi sebuah pola yang diinginkan.

2. Ngawengku

Bila proses nganyam selesai sesuai keinginan misalkan sangku, bagian atas hasil anyaman akan diikat menggunakan bambu secara melingkar, sehingga hasil anyaman menjadi kokoh dan terlihat lebih indah.

3. Nyoko

Soko adalah bambu yang dibentuk persegi yang digunakan sebagai dasar dari sangku ini agar dapat berdiri stabil dan lebih kuat ketika digunakan, prosesnya disebut nyoko.

Setelah ketiga proses ini dilakukan, maka sangkupun siap digunakan atau bahkan siap untuk dipasarkan bila dalam jumlah banyak.

Nah, usut punya usut ternyata pengrajin sangku ini tidak hanya keluarga abah emak ini, sempat kami bertanya, "sejak kami disini kami tidak pernah melihat pengrajin seperti abah kok, sebelah mana lagi bah?".

"Disini hampir semua rumah membuat sangku, hanya saja mereka mebuatnya didalam rumah, tidak seperti abah diteras rumah", tutur beliau.

 

Selepas dari sana kami memang sengaja berjalan keliling daerah ini, dan memang sengaja kami menelusuri, dan ternyata benar, bahkan ketua rt sendiri pun ternyata seorang pengrajin sangku.Sangku dalam bahasa sunda disebut BOBOKO.

Aktivitas masyarakat pasir angin yang sebagian besar adalah pengrajin boboko inilah menjadi asal usul nama daerah ini menjadi pasirangin boboko, sebab pasirangin ada beberapa wilayah salah satunya yang paling dekat adalah pasirangin haji latif.

Nah itu dia alasan mengapa daerah ini bernama pasir angin boboko, boboko dari daerah ini sudah melanglang buana hingga mancara negara salah satunya ke negeri tetangga malaysia tutur abah kepada kami sambil bercanda. Dan satuhal lagi menurut beliau yang sering kita temui dirumah makan itu kebanyakan adalah hasil karya dari masyarakat pasir angin boboko.

Memanfaatkan alam secara bijak dan kreatif, selain membantu kelestariannya juga dapat menambah nilai terhadap penghasilan kita seperti warga pasir angin boboko ini yang bisa menjaga kelangsungan hidup dari penghasilan mereka berkreasi membuat boboko.

Cintai produk dalam negeri dan segala prosesnya. (Angga/PGSD UPI Tasik)







Pengumuman Lainnya »

Berita & Tulisan Lainnya

Tak Ada Perpus, Ceruk Ilmu Pun Jadi  Sebuah Refleksi Hari Kunjung Perpustakaan

Annisa Anita D. | 14/09/2017 | Informasi, Lain-lain | No Comments    Tasikmalaya, UPI "Mana mungkin literasi dapat ...

UPI Tasikmalaya Sukses Gelar Upacara 17

Annisa Anita D. | 17/02/2017 | Informasi, Lain-lain | No Comments    Tasikmalaya, UPI   Jumat (17/02) sivitas ...

« Berita & Tulisan Lainnya »

Alamat & Kontak

  • Alamat :
    Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya, Kode Pos 46115
  • Tlp/Fax :
    (0265) 331860 / (0265) 331860
  • Email :
    pgsd_tasik@upi.edu