BERITA & TULISAN
Kategori :

Keluar Sekarang! Jika Masuk UPI Hanya untuk Menjadi Pegawai Negeri

07/02/2017     Artikel         Administrator

Annisa Anita D. | 07/02/2017 | Informasi, Lain-lain | No Comments  

 

Tasikmalaya, UPI 

Aktivis mahasiswa berkata, diantara peran mahasiswa yang paling penting ialah Agent Of Change, Social Control,&  Iron Stock. Pasti kamu sering mendengar istilah tersebut dalam kegiatan orientasi kampus atau Latihan Kepemimpinan di kampus.
 
Frasa dan kata tersebut kemudian di katakan ulang pada momen yang sama tahun selanjutnya.pertanyaannya adalah, kamu sudah kuliah semester berapa sekarang? dan peran apa yang sudah diambil dalam menjalani karir pendidikan sebagai mahasiswa?
 
Jangan sampai, hanya berucap kata, tapi lupa tunjukkin bukti nyata. Oke deh, IP kamu paling tinggi di kelas. Dan Wow kamu sudah menjadi mahasiswa berprestasi di kampus. Atau berhasil mengadakan even besar tahunan yang tidak tahu harus seperti apa tindak lanjutnya tahun depan (gitu-gitu aja).

 

Kadang mau bertanya kepada para mahasiswa nih, siapa yang hafal nama menteri pendidikan sekarang itu siapa? Kebangetan kan kalau tidak tahu. Kepala dinas pendidikan di provinsi dan di Kota apakah tahu juga? Dan jangan sampai pula, kita hidup sebagai mahasiswa tapi berpikir masih di bawah siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), yakin deh... kamu tidak mungkin seperti itu. Ujian Nasional saja bisa lulus tuh. Hehe

Kembali pada jalan yang benar, peran mahasiswa sebagai Agen Perubahan memang tidak lah mudah. Kebanyakan justru menguras tenaga dan pikiran yang outputnya akan berbenturan dengan sistem yang sedang berjalan (birokrasi). Makanya prof. Rhenald Kasali dalam buku “Change” mengatakan “Lebih baik minta maaf daripada minta izin” paham kan maksudnya?

Nah... kalau kamu masuk UPI tujuannya mentok hanya untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), itu membatasi kemampuan kamu muncul ke permukaan. Karena seharusnya, kamu harus punya mimpi yang lebih besar dari itu. Misalnya memPNSkan semua guru yang belum PNS. Keren kan? Hehe, Yang ngangkat PNS pasti bukan dari PNS.

Cotoh lainnya adalah, sistem Uang kuliah Tunggal (UKT) yang saat ini diterapkan di Universitas Pendidikan Indonesia, memberatkan mahasiswa. Banyak yang mengeluh dan nangis-nangis hanya untuk bayar UKT. Nah... Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) kerjanya ngapain ya, apa tidak melihat fenomena ini.

Memang beberapa disiasati dengan penangguhan, atau bisa jadi pinjam ke saudara, tapi tidak memprotes UKT nya, sistem UKT nya, yang justru merupakan pangkal masalahnya. Kalau ada mahasiswa yang berpikir untuk merubah sistem UKT dengan sistem yang lebih baik, ini menurut saya Klop jadi Agen Perubahan.

Jadi, cobalah untuk melupakan PNS dan mulailah menggali potensi diri. Bisa jadi kamu sukses di masa depan, dengan kamu ikut Les Bahasa Inggris, atau menulis buku di Unit kegiatan mahasiswa (UKM) Aksara, atau jago akting hasil latihan di Teater Cagur, dan tentu bisa saja menjadi dai hasil kaderisasi di UKDM. Semuanya bisa.

Minimalnya kamu harus bermimpi jadi menteri pendidikan, paling mentok jadi kepala Dinas Pendidikan provinsi atau kota. Jangan tanggung-tanggung mimpinya ya kalau mau jadi Agen Perubahan, karena Ir. Soekarno pernah bilang “Bermimpilah kamu setinggi langit, kalaupun jatuh, ia akan berada diantara bintang-bintang”. Mantap.

Mulai sekarang jangan manja, hanya puas dengan nilai yang tinggi saja, gak level. Ikutlah organisasi, bila perlu ikut organisasi yang sesuai Passion (di dalam atau luar kampus). Tunjukkin aksi kamu, bahwa kamu memang layak disebut mahasiswa.

Sekalian klarifikasi ya, Aksi itu bukan hanya demonstrasi saja, banyak juga aksi yang lainnya. Hanya saja, kalau saya boleh saran, mahasiswa haruslah ikut demo minimal satu kali selama menjadi mahasiswa. Biar terasa heroiknya, minimal nanti bisa buat foto kenangan dan nunjukkin ke calon mertua bahwa kamu memang menantu idaman. Tsah.

Nah, tulisan mengenai social control dan Iron Stock kita bahas di tulisan selanjutnya ya. Doakan semoga tulisan ini dimuat dan bisa kamu baca.  (Ilham Mauluddin, Alumni PGSD UPI Kampus Tasikmalaya. Owner Amily Hijab)







Pengumuman Lainnya »

Berita & Tulisan Lainnya

SEMUSIM PRITIM: SEMINAR MUSLIMAH  PRIANGAN TIMUR 2016

Annisa Anita D. | 05/12/2016 | Informasi, Lain-lain | No Comments    “The Healty Of Muslimah ...

Rapat Koordinasi HD PGSDI, Upaya Meningkatkan Kapasitas Organisasi

 Annisa Anita D. | 02/65/2017 | Informasi, Lain-lain | No Comments   “Adanya beberapa fenomena yang terjadi ...

« Berita & Tulisan Lainnya »

Alamat & Kontak

  • Alamat :
    Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya, Kode Pos 46115
  • Tlp/Fax :
    (0265) 331860 / (0265) 331860
  • Email :
    pgsd_tasik@upi.edu